SAR MTA Resmi Miliki 82 Anggota Baru

Sukoharjo – Bertempat di halaman gedung Budi Sasono Sukoharjo, berlangsung upacara penutupan Diklatsar SAR MTA angkatan ke-10 pada Sabtu 15 Desember 2018 siang. Upacara penutupan dihadiri Wakil Bupati Sukoharjo, Kepala Kantor SAR Surakarta, Kepala BPBD, Komandan SAR kabupaten Sukoharjo, Ketua PMI, sejumlah Ormas islam, Ketua Yayasan MTA, serta para pengurus MTA se-perwakilan Sukoharjo.

Upacara penutupan dilaksanakan setelah selama sepekan digelar diklatsar di wilayah kabupaten Sukoharjo, dengan materi MFR, Vertical Rescue, Jungle Rescue, dan Water Rescue. Dalam laporannya, ketua panitia Sugiyanto, S.Fil.I mengatakan diklatsar angkatan sepuluh diikuti 116 peserta dimana 34 di antaranya merupakan santri Ponpes Bin Baz Yogyakarta. Selesainya acara diklat ini, membuat SAR MTA kini memiliki 82 anggota baru. Sehingga jumlah total anggota SAR MTA di seluruh Indonesia sebanyak 715 personel.

Arief sugiyarto S.H. Kepala Pos SAR Surakarta dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan diklatsar SAR MTA angkatan sepuluh. Diharapkan para peserta diklat bisa mengaplikasikan keterampilan dan kemampuan yang dimiliki untuk terjun langsung dalam kegiatan kebencanaan.

Sementara Ketua Yayasan Majlis Tafsir Alquran Prof. Drs. Mugijatna, M.Si., Phd dalam sambutannya mengungkapkan, selama ini personel SAR MTA telah terjun dalam berbagai kegiatan kebencanaan. Baik dalam tsunami Aceh, gempa bumi Yogyakarta, Lombok, Palu, kecelakaan pesawat Lion air, maupun dalam berbagai bencana di tanah air. SAR MTA juga siap bekerja sama dengan pemerintah maupun pihak lain dalam membantu korban bencana.

Ditemui seusai upacara penutupan, Wakil Bupati Sukoharjo menyatakan bahwa pemerintah kabupaten Sukoharjo mendukung sepenuhnya keberadaan SAR MTA di wilayahnya. Dalam upacara penutupan ini juga dilakukan display sejumlah peralatan yang dimiliki SAR MTA untuk menunjang operasi kebencanaan di lapangan.

  • Add Your Comment