Diklatsar X : Survival, Praktik Bertahan Hidup di Hutan

Sukoharjo – Setelah pada Rabu 12 Desember 2018 siang peserta Diklat-SAR SAR MTA melakukan praktik Vertical Rescue di Tebing Watugiring maka pada malam harinya peserta menerima materi survival di pegunungan Batu Seribu, Bulu, Sukoharjo. Dalam materi ini, ke-116 peserta menembus gelapnya malam, berjalan menyusuri hutan, memasak, dan membuat bivak atau tenda sebagai tempat berlindung di malam hari dengan menggendong tas ransel yang cukup berat, ditambah kondisi fisik yang mulai kelelahan karena seharian melaksanakan praktik Vertical Rescue, para peserta ini harus mengerahkan segenap tenaganya agar bisa terus mengikuti materi dan praktik dalam diklat.

Di dalam hutan, para peserta dibagi menjadi beberapa tim. Masing-masing anggota tim harus bekerja sama untuk membuat bivak sebagai tempat berlindung serta memasak beras dan mie instan dengan persediaan air bersih yang terbatas.

Maka tidak heran jika para peserta harus menggunakan perhitungan yang matang agar air yang digunakan masih mencukupi untuk kebutuhan mereka hingga pagi hari. Koordinator lapangan materi survival, Husain Mustofa mengatakan tujuan latihan ini ialah agar peserta nantinya siap apabila terjadi kecelakaan di hutan. Termasuk dalam operasi pencarian orang hilang atau tersesat.

  • Add Your Comment